Selasa, 21 Juni 2016

Menghitung Regulasi Tegangan naik dan turun menggunakan Procedure (PASCAL)

1.DIAGRAM FLOWCHART

Beriku adalah proses program dengan menggunakan Diagram flowchart pada program PASCAL.



Detail:
1.   perhitungan mencari regulasi tegangan naik dan turun menggunakan procedure pada pascal
2.  Mulai (buka program)
3.  Tampilan Menu  
4. - Pilih no.1 
     - Memasukkan nilai Vtb dan Vbp.
     - Di proses dengan rumus  (RTnaik=Vtb-Vbp)
                                                                           Vbp
     - Cetak hasil / Menampil kan hasil perhitungan
5. Pilih no.2 
     - Masukan nilai Vtb dan Vbp.
     - Di proses dengan rumus  (RTnaik=Vtb-Vbp)
                                                                           Vtb
     - Cetak hasil / Menampil kan hasil perhitungan
6.  Keluar program
                                                                                                 


2.Gambar di bawah adalah codingan program (PASCAL).


-

-

-

3.Gambar di bawah adalah tampilan program hasil dari codingan di atas.

-

-

Terima Kasih.





Kamis, 26 Mei 2016

Regulasi Tegangan Naik dan Turun

Perhitungan mencari regulasi tegangan naik dan turun





Detail : 

1.  Program perhitungan mencari regulasi tegangan naik dan turun
2.  Mulai (buka program)
3.  Memasukkan Nilai Vtb dan Vbp
4.  Proses perhitungan ,oleh program pascal dengan rumus 
       (RTnaik=Vtb-Vbp)    (RTturun=Vtb-Vbp)
                            Vbp                                  Vtb

5.  Menampilkan Hasil Dari perhitungan
6.  Percabangan memilih menghitung lagi atau keluar program
    - "Ya" program kembali ke No.3
    - "Tidak" program selesai
7.  Keluar program

Tampilan program codingan



tampilan program hasil dari codingan di atas







Note : 
Output dari variabel bertipe real berupa bilangan desimal dengan 10 angka di belakang koma dan E+0n, dimana n =1,2,3, dst. Misalnya 1.6000000000E+02, artinya sama dengan 1.6 x 10 pangkat 2.

Senin, 04 April 2016

MENCARI REGULASI TEGANGAN MENGGUNAKAN (PASCAL)

1.DIAGRAM FLOWCHART

Beriku adalah proses program dengan menggunakan Diagram flowchart pada program PASCAL.



Detail:
                                                                                                            


2.Gambar di bawah adalah codingan program (PASCAL).


-
-
-
3.Gambar di bawah adalah tampilan program hasil dari codingan di atas.

-

-

-




Senin, 21 Maret 2016

Mencari Regulasi Tegangan (RT) Menggunakan Visual Basic










1. Diagram Flowchart

Berikut adalah proses program dengan menggunakan Diagram Flowchart pada program Visual Basic





2. Codingan Rumus menggunakan Visual Basic.

Private Sub Command1_Click()
If Text1.Text = "" Then
MsgBox ("Isi Kolom dengan lengkap")
ElseIf Text2.Text = "" Then
MsgBox ("Isi Kolom dengan lengkap")
ElseIf Text3.Text = "" Then
MsgBox ("Isi Kolom dengan lengkap")
ElseIf Text4.Text = "" Then
MsgBox ("Isi Kolom dengan lengkap")

Else
Label6.Caption = (Val(Text1.Text) - Val(Text2.Text)) / Val(Text3.Text) * 100
Label6.Visible = True
Label8.Visible = True
End If
End Sub

Private Sub Command2_Click()
If Text1.Text = "" Then
MsgBox ("Isi Kolom dengan lengkap")
ElseIf Text2.Text = "" Then
MsgBox ("Isi Kolom dengan lengkap")
ElseIf Text3.Text = "" Then
MsgBox ("Isi Kolom dengan lengkap")
ElseIf Text4.Text = "" Then
MsgBox ("Isi Kolom dengan lengkap")

Else
Label7.Caption = (Val(Text1.Text) - Val(Text2.Text)) / Val(Text4.Text) * 100
Label7.Visible = True
Label9.Visible = True
End If

End Sub

Private Sub Form_Load()

End Sub

Private Sub Text1_Change()
Text4.Text = Text1.Text

End Sub

Private Sub Text2_Change()
Text3.Text = Text2.Text


End Sub

Sabtu, 09 Januari 2016

PROPOSAL BISNIS

Proposal Bisnis





Nama Perusahaan            : Sepeda Tenaga Surya
Alamat                             : Pondok kopi.Jl.Arabika VIII
Telepon                            : 08963345211



Ringkasan Eksekutif

Kami sebagai pengambil keputusan berkomitmen menjalankan perusahaan secara professional agar bisa menyelesaikan produk tepat waktu dan bisa menjualnya dengan lancar. Target produksi kami satu tahun ke depan adalah membuat 1 buah produk, yaitu: Sebuah Sepeda Tenaga Surya. Produk ini akan kami selesaikan dalam waktu 2 bulan.


Tujuan


Dalam menjalani usaha, kami mempunyai tujuan yang terencana dengan baik, yaitu tujuan jangka pendek dan jangka panjang.

Tujuan jangka pendek:
Kami akan membuat alat transportasi yang ramah lingkungan,yaitu: sepeda listrik bertenaga energi matahari.kami akan membuat produk yang lebih baik dari sisi teknologi panel surya yang lebih efisien,maupun dari desain yang lebih menarik
Tujuan Jangka Panjang:
Kami akan terus berlanjut dan berinovasi guna menjawab tantangan zaman.


Misi dan Visi Perusahaan


Visi :
Mengajak anak bangsa untuk memanfaatkan energi alam dan Melestarikan lingkungan
Misi :  
  •   Membuat produk yang berkulitas dan mudah di pakai
  •   Berusaha menumbuhkan generasi yang memahami fungsinya energi alam
  •  Terus berinofasi guna menjadikan produk dalam negeri sebagai primadona di negeri sendiri maupun di negeri lain





Sekilas Perusahaan

Energy Bike adalah perusahaan produk industri yang membuat dan mengembangkan sepeda listrik yang berkualitas dan lebih ramah lingkungan.


Kepemilikan Perusahaan

Energy Bike adalah perusahaan bersama yang dimiliki oleh Arif Rahman Hakim

Sejarah Singkat Perusahaan

Energy Bike adalah perusahaan produk industri yang bergerak dibidang pembuatan alat transportasi . Didirikan pada 4,januari,2016 oleh Arif Rahman Hakim. Perusahaan ini berlokasi di Pondok Kopi. Jl.Arabika VIII


Lokasi dan Fasilitas Perusahaan

Energy Bike Berlokasi di Jl.Arabika VIII. Tempat usaha berupa bangunan sewa dua lantai dengan ukuran 4x4 meter.


Produk

Sepeda listik tenaga surya ini di rancang tidak hanya mempertimbangkan aspek lingkungan tapi juga dari sisi kenyamanan pengendaranya.

Karakteristik dan Perbandingan Kompetitif Produk

Produk kami adalah produk berkualitas yang berbeda dalam bentuk dan karakteristiknya.sepeda listrik ini lebih ramping dari sepeda pada umumnya.sepeda ini juga tidak menggunakan pedal ataupun rantai namun lebih menyerupai otopet sepeda listrik ini juga tidak menggunakan bbm .energi penggeraknya menggunakan baterai yang terhubung ke motor yang terletak di as roda belakang.Penempatan baterai di bagian bawah sepeda,sekaliagus sebagai pijakan kaki pengendara,juga ada lampu 5 watt yang cukup menerangi 3meter ke jalan.Untuk harga, kami akan menjualnya dengan harga yang ekonomis,





Analisis Pasar

Marknya produk bajakan berkualitas bagus yang dijual murah di pasar tentu akan menjadi salah satu kendala dalam pemasaran produk kami. Namun begitu, kami berkeyakinan bahwa produk kami lebih baik,

Analisis Industri

Saat ini kami mengetahui bahwa ada beberapa perusahaan sepeda lisrik yang sudah berjalan , namun begitu kami tetap berkeyakinan kalau produk kami lebih berkualitas dan lebih baik dalam segi desain maupun energinya, Insya Allah masih bisa laku lantaran adanya perbedaan karakteristik. Selain itu, kami pun mengetahui bahwa di negeri ini sangat banyak dalam transportasinya dan polusi hingga akhirnya timbulnya kemacetan dan pemanasan gelobal tentunya menginginkan produk yang idealis dan bernilai ramah lingkungan.


Peramalan Pasar

Jika kelak tujuan jangka menengah kami sudah tercapai, kami siap bersaing di pasar Internasional, khususnya guna memenuhi kebutuhan konsumen luar negeri. 


Strategi Pemasaran

Strategi kami adalah strategi samudera biru, yang mana perusahaan kami akan bekerja sama dengan perusahaan lain guna mencapai tujuan. Salah satunya adalah bekerja sama dengan beberapa perusahaan industri transportasi dalam hal promosi dan pemasaran.


Organisasi

Perusahaan kami terdiri dari empat orang pendiri yang masing-masing akan mengepalai divisi yang dipimpinnya.


Divisi Produksi
  •  Kepala Produksi Bertanggung jawab dalam menghasilkan produk yang berkualitas
  •   Product designer
  •   Graphic Designer dan Animator
  •   Teknisi





Divisi Keuangan dan Manajemen
  •   Kepala keuangan dan manajemen
  • Bertanggung jawab dalam menyediaan dana produksi dan operasional
  •  Akuntan
  •  Administrasi




Divisi Operasional dan Pemeliharan
  •  Kepala operasional dan pemeliharaanBertanggung jawab dalam penyediaan dan memelihara perlengkapan kerja. 
  •  Teknisi
  • OB


Divisi Pemasaran
  Kepala pemasaran
Bertanggung jawab dalam penjualan produk dan promosi.
  Humas
  Sales



Estimasi Biaya

1)    Biaya Investasi

Perlengkapan kantor
  1.   2 buah meja kerja
  2.   2 buah cabinet
  3.   1 set kursi tamu
  4.   Dispenser
  5.   2 buah AC


Perlengkapan pabrik
  • 2 buah Mesin press
  • 2 buah Mesin gerinda
  • 400 Las karbit
  • 200 Panel surya
  • 200 lampu
  • 2 ton besi

Perangkat Keras
  1.   2 buah komputer P3
  2.   3 buah komputer P4



Perangkat Lunak
  •   OS Windows 98 original
  •   MS office 95 original





Total biaya investasi = Rp90.000.000,.00

2)    Biaya Operasional
  •   Sewa ruko 2 lantai selama lima tahun
  •   Listrik selama setahun
  •   Telepon selama setahun
  •   Perlengkapan kantor setahun
  •   Kemasan 3000 buah


Total biaya Operasional = Rp35.000.000,.00

Total Biaya keseluruhan = total biaya investasi + total biaya operasional

Total Biaya = Biaya Investasi + Biaya Operasional
Rp.90.000.000+ Rp.35.000.000,.  = Rp. 125.000.000,.


Pendapatan

produk setahun, harga penjualan Rp2.500.000,. target penjualan= Rp.500.000.000 perrtahun

Keuntungan

Keuntungan     = Pendapatan - Total Biaya
                        = Rp500.000.000,. – Rp125.000.000,.=Rp 375.000.000,.

Revenue Cost Ratio (R/C)

R/C = Pendapatan : Total Biaya
Rp. 500.000.000,. : Rp. 125.000.000  = 4

R/C sebesar xxx menunjukkan bahwa usaha tersebut masih layak dilakukan. Artinya dari setiap modal Rp.125.000.000 yang dikeluarkan akan menghasilkan Rp. 375.000.000,.

Break Event Point (BEP)

BEP Produksi = Total Biaya: Harga Jual
Rp. 125.000.000: Rp 1.500.000 = 83 keping

BEP Harga = Total Biaya : Total Produksi
Rp. 125.000.000,. : 83keping = Rp. 1.500.000/keping

Angka tersebut menunjukkan bahwa investasi akan berada dalam titik impas jika dalam setahun mampu menjual produk sebanyak 200 keping/tahun dan tingkat harga jual Rp. 1.500.000/keeping



Minggu, 15 November 2015

Daftar komponen:

Resistor 1: 33 KΩ  Rp.500 ,-
Resistor 2: 1   KΩ  Rp.500 ,-
Resistor 3: 47 KΩ  Rp.500 ,-
Resistor 4: 1M Variabel ( optional ) Rp.1000,-
C1           : 100nF Ceramic Capacitor Rp.1500,-
C2           : 10nF Ceramic Capacitor Rp.1500 ,-
C3 - C10  : 10nF 630V Mylar Capacitor Rp.1500 ,-
D1 - D8    : 1N4007 Rp.1500 ,-
Q1           : BD679 RP.1000 ,-
IC1          : NE555 RP.1500 ,-
SW1        : Push Button Switch Rp.3500 ,- 
T1           : Trafo ferrit kecil Rp16.000 ,-

TOTAL : Rp28.000 ,-

Cara kerja rangkaian Alat Kejut Listrik sebagai berikut, T1 akan menaikkan tegangan dari 9V menjadi ratusan volt. IC 555 digunakan sebagai oscilator gelombang kotak, yang kemudian diumpankan pada transistor BD679. Gelombang kotak inilah yang akan memanipulasi arus DC seolah-olah menjadi arus AC yang dapat menginduksi kumparan pada transformator. Dari trafo tegangan akan dinaikkan lagi menjadi 20kV dengan 8 stage voltage multiplier.

Jarak kedua elektroda paling tidak adalah 5mm, dengan tegangan sebesar itu, rangkaian ini dapat membuat otot menjadi kejang-kejang, maka dari itu anda harus berhati-hati dalam menggunakannya

Selasa, 20 Oktober 2015

Tahapan-tahapan dalam proses pengambilan keputusan, terutama dalam bidang engineering

BAB I
Pendahuluan
  • Latar Belakang
Dalam dunia teknik khususnya mengenal pula adanya istilah bisnis, malah dunia luar maju teknologinya karena anak teknik yang berinovasi dengan tentunya banyak barang-barang elektronik yang dijual dipasaran, contohnya telepon genggam yang sangat pesat kemajuannya. Oleh karena itu kita harus mempelajari ekonomi yang sangat penting untuk menunjang kehidupan sesorang apapun latar belakangnya. Dengan ilmu ekonomi yang kita terapkan dalam bidang elektro yang sangat membantu untuk bisnis atau menejemen keuangan dalam bidang teknisi.

  • Rumusan Masalah
Masalah dalam makalah ini adalah untuk memperkenalkan atau memahami apa itu ekonomi teknik lebih dalam dan juga bisa untuk mengerti isi dari sub-sub materi yang ada didalamnya. Karena kita sebagai anak teknik harus memahami apa itu ekonomi menurut sudut pandang anak teknik, mata kuliah ekonomi memang bukan salah satu matakuliah pokok namun dengan ekonomi kita bisa mengenal apa itu untung rugi dan banyak lagi, karena setiap perlu tahu atau konsep dasar dari ekonomi itu sendiri.

  • Tujuan Penulisan
Penulisan makalah ini membahas tentang ekonomi teknik yang mencakup materi-materi yang ada seperti ruang lingkup ekonomi teknik, pengertian proposal teknik dan hubungannya ekonomi teknik , pengertian proses pengambilan keputusan, tahapan-tahapan dalam proses pengambilan keputusan, terutama dalam bidang engineering, analisis pengambilan keputusan, proses pengambilan keputusan, dan proses pemecahan masalah. Dimana itu semua kita bahas dengan tujuan untuk mengetahui lebih dalam apa itu “Ekonomi Teknik”.
BAB II
Pembahasan Isi

2.1 Pengertian Ekonomi
2.1.1 Secara Etimologis
Ekonomi adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari alokasi sumber daya yang terbatas untuk memnuhi keinginan manusia yang tak terbatas dengan cara yang seefisien mungkin. Berkaitan dengan manusia yang memiliki kemampuan bebas, sehingga tidak dapat tunduk pada hukum alam seperti benda benda mati.

2.1.2 Secara Umum
Ekonomi merupakan salah satu ilmu sosial yang mempelajari aktivitas manusia yang berhubungan dengan produksi, distribusi, dan konsumsi terhadap barang dan jasa. Istilah “ekonomi” sendiri berasal dari bahasa Yunani, yaitu οἶκος (oikos) yang berarti “keluarga, rumah tangga” dan νόμος (nomos) yang berarti “peraturan, aturan, hukum”. Secara garis besar, ekonomi diartikan sebagai “aturan rumah tangga” atau “manajemen rumah tangga.” Sementara yang dimaksud dengan ahli ekonomi atau ekonom adalah orang menggunakan konsep ekonomi dan data dalam bekerja.

2.1.3 Pengertian Teknik
Teknik atau rekayasa (bahasa Inggris: engineering) adalah penerapan ilmu dan teknologi untuk menyelesaikan permasalahan manusia. Hal ini diselesaikan lewat pengetahuan, matematika dan pengalaman praktis yang diterapkan untuk mendesain objek atau proses yang berguna. Para praktisi teknik profesional disebut insinyur (sarjana teknik).

2.2   Ruang Lingkup Ekonomi Teknik
2.2.1 Definisi Ekonomi Teknik
Ekonomi teknik adalah penentuan faktor-faktor dan kriteria ekonomi yang digunakan ketika satu atau lebih alternatif dipertimbangkan untuk dipilih dalam menyelesaikan suatu masalah di bidang teknik. Bisa juga dikatakan bahwa ekonomi teknik adalah sekumpulan teknik matematika yang menyederhanakan perbandingan ekonomi dalam suatu kasus di bidang teknik. Ilmu ekonomi tidak pernah lepas dari ilmu teknik, terutama dalam perancangan dan penerapannya di masyarakat. Dalam hal tersebut, selalu ada beberapa alternatif dalam pelaksanaannya yang masing-masing alternatif memiliki keuntungan dan kerugian yang berbeda-beda jenis dan jumlahnya. Namun penyelesaian masalah tersebut selalu memiliki kriteria ekonomi, dan kriteria tersebut digunakan untuk memilih satu dari banyak alternatif yang tersedia tersebut.
Masalah yang dapat diselesaikan menggunakan alnalisis ekonomi teknik adalah masalah yang memiliki tiga karakteristik berikut:

1.Masalah itu cukup penting, dan memerlukan pemikiran dan usaha serius dalam pemecahannya.
  1. Masalah tersebut tidak dapat diselesaikan dalam benak kita tapi memerlukan analisis yang teliti yang mengorganisasikan setiap elemen masalah dan semua konsekuensi yang mungkin terjadi, dan tidak dapat diselesaikan sekaligus.
3 Masalah itu memiliki aspek ekononis yang cukup penting sebagai komponen yang mengarahkan analisis pada keputusan.




2.3     Pengertian Proposal Teknik dan Hubungannya dengan Ekonomi Teknik

2.3.1 Definisi Proposal
Pengertian dari proposal adalah sebuah tulisan yang dibuat oleh si penulis yang bertujuan untuk menjabarkan atau menjelasan sebuah tujuan kepada si pembaca (individu atau perusahaan), sehingga mereka memperoleh pemahaman mengenai tujuan tersebut lebih mendetail. Diharapkan dari proposal tersebut dapat memberikan informasi yang sedetail mungkin kepada si pembaca, sehingga akhirnya memperoleh persamaan visi, misi, dan tujuan. Ada beberapa hal yang biasanya di detailkan dalam proposal bisnis:
  1. Penjabaran mendetail mengenai tujuan utama dari si penulis kepada pembacanya.
  2. Penjabaran mendetail mengenai proses bagaimana mencapai tujuan si penulis kepada pembacanya.
  3. Penjabaran mendetail mengenai hasil dari proses yang telah dijabarkan diatas sehingga mencapai tujuan yang diinginkan oleh si penulis dan juga si pembaca.
Proposal merupakan rencana yang dituangkan dalam bentuk rancangan kerja. Proposal dibuat dengan tujuan untuk mendapatkan izin atau persetujuan atas kegiatan yang akan dilaksanakan.

2.3.2 Sistematika Proposal

Dalam pembuatan proposal perlu diperhatikan bagaimana sistematika penulisan sebagai berikut :
  1. Pendahuluan
  • Berisi tentang hal-hal dan kondisi umum yang melatarbelakangi dilaksanakan kegiatan tersebut.
  • Hubungan kegiatan tersebut dalam kehidupan sehari-hari(nyata).
  • Point-point pembahasan pada pendahuluan ini, mengacu pada komponen S-W-O-T yang telah dibahas sebelumnya.
  1. Dasar Pemikiran
  • Berisi tentang dasar yang digunakan dalam pelaksanaan, misalnya: Tri Darma Perguruan Tinggi, program kerja pengurus dan lain-lain.
  • Jika kegiatan tersebut bukan dari organisasi, maka didasarkan secara umum, misalnya : Peraturan Pemerintah No sekian
  1. Tujuan
  • Tujuan yang ingin dicapai dalam kegiatan tersebut ( umum dan khusus).
  • Tentukan juga keluaran ( output ) yang dikehendaki seperti apa
  1. Tema
  • Tema yang diangkat dalam kegiatan tersebut
  1. Jenis Kegiatan
  • Diperlukan untuk menjelaskan rangkaian kegiatan yang akan dilaksanakan jika kegiatannya lebih dari satu.
  • Menjelaskan bentuk dari kegiatan tersebut. Misal: berupa Seminar, Pelatihan, penyampain materi secara lisan, Tanya jawab dan simulasi dll.
  1. Sasaran/Peserta
  • Menjelaskan tentang objek atau siapa yang akan mengikuti kegiatan tersebut ( atau lebih kenal dengan peserta).
  1. Waktu dan Tempat Pelaksanaan
  • Tentukan dimana, hari, tanggal, bulan, tahun serta pukul berapa akan dilaksanakan kegiatan tersebut.

  1. Anggaran Dana
  • Dalam anggaran disini, hanya disebutkan jumlah total pemasukan dan pengeluaran yang diperkirakan oleh panitia, sedangkan rinciannya dibuat dalam lampiran tersendiri.
  1. Susunan Panitia
  • Dalam halaman atau bagaian susuna panitia, biasanya hanya ditulis posisi yang penting-penting saja, seperti Pelindung Kegiatan, Ketua panitia, Streering Commite dll, sedangkan kepanitian lengkap dicantumkan dalam lampiran.
  1. Jadwal Kegiatan
  • Dibuat sesuai dengan perencanaan dalam kalender Kegiatan yang telah disusun sebelumnya.
  • Atau bisa juga ditulis terlampir, jika jadwalnya banyak.
  1. Penutup
  • Berisi tentang harapan yang ingin dicapai dan mohon dukungan bagi semua pihak.
  • Ditutup dengan lembar pengesahan proposal
  • Terakhir, diikuti dengan lampiran.


2.3.3 Hubungannya dengan Ekonomi Teknik
Jika perbedaanya dengan proposal teknik, kita hanya perlu memahami atau menambahkan unsur teknik yaitu rekayasa itu sendiri. Misal proposal itu untuk kegitan dibidang teknisi atau dalam ligkup teknik. Unsur teknik disini dalam kaitannya dengan proposal adalah untuk membantu pembutannya agar bisa berjalan dengan benar dan disetujui oleh pihak bersangkutan.

Hubungan antara ekonomi teknik dengan bidang elektro sangat erat dan saling berkaitan antara satu dengan yang lainnya. Jika dalam membentuk usaha dalam bidang elektro yang memerlukan pemecahan masalah dalam aspek ekonomi, maka ekonomi teknik sangat berperan penting dalam hal ini. Jadi masalah yang terjadi dapat diselesaikan dalam bidang elektro melalui analisis ekonomi Teknik.
Pada dasarnya, ekonomi teknik digunakan untuk mencari solusi terbaik dari setiap alternatif-alternatif solusi yang ada. Pada dunia Elektro, pencarian solusi terbaik ini sering kali digunakan saat pembuatan rangkaian, pemilihan alat, pemilihan komponen, perancangan bisnis elektronika, dll.

2.4 Pengertian proses pengambilan keputusan
Pengambilan keputusan dapat dianggap sebagai suatu hasil atau keluaran dari proses mental atau kognitif yang membawa pada pemilihan suatu jalur tindakan di antara beberapa alternatif yang tersedia. Setiap proses pengambilan keputusan selalu menghasilkan satu pilihan final. Keputusan dibuat untuk mencapai tujuan melalui pelaksanaan atau tindakan.
2.4.1 Hakekat Pengambilan Keputusan
Pengambilan keputusan adalah tindakan pemilihan alternatif. Hal ini berkaian dengan fungsi manajemen.. Misalnya, saat manajer merencanakan, mengelola, mengontrol, mereka membuat keputusan. Akan tetapi, ahli teori klasik tidak menjelaskan peng keputusan tersebut secara umum. Pelopor teori manajemen seperti Fayol dan Urwick membahas pengambilan keputusan mengenai pengaruhnya pada delegasi dan otoritas, sementara bapak manajemen-Frederick W. Taylor- hanya menyinggung metode ilmiah sebagai pendekatan untuk pengambilan keputusan. Seperti kebanyakan aspek teori organisasi modern, analisis awal pengambilan keputusan dapat ditelusuri pada Chester Barnard. Dalam The Functions of the Exec Barnard memberikan analisis komprehensif mengenai pengambilan keputusan clan menyat “Proses keputusan … merupakan teknik untuk mempersempit pilihan.”
Kebanyakan pembahasan proses pengambilan keputusan terbagi dalam beberapa langkah. Hal ini dapat ditelusuri dari ide yang dikembangkan Herbert A. Simon, ahli teori kepufusan dan organisasi yang memenangkan hadiah Nobel, yang mengonseptualisasikan tiga tahap utama dalam proses, pengambilan keputusan:
  1. Aktivitas inteligensi. Berasal dari pengertian militer “intelligence,” Simon mendeskripsikan tahap awal ini sebagai penelusuran kondisi lingkungan yang memerlukan pengambilan keputusan.
  2. Aktivitas desain. Selama tahap kedua, mungkin terjadi tindakan penemuan, pengembangan, dan analisis masalah.
  3. Aktivitas memilih. Tahap ketiga dan terakhir ini merupakan pilihan sebenarnya-memilih tindakan tertentu dari yang tersedia

2.5 Tahapan-tahapan dalam proses pengambilan keputusan, terutama dalam bidang engineering
Berhubungan dengan tahap-tahap tersebut, tetapi lebih empiris (yaitu, menelusuri keputusan sebenarnya dalam bidang engineering), adalah langkah pengambilan keputusan menurut Mintzberg dan koleganya:
  1. Tahap identifikasi, di mana pengenalan masalah atau kesempatan muncul dan diagnosis dibuat Diketahui bahwa masalah yang berat mendapatkan diagnosis yang ekstensif dan sistematis, tep masalah yang sederhana tidak.
  2. Tahap pengembangan, di mana terdapat pencarian prosedur atau solusi standar yang ada as mendesain solusi yang baru. Diketahui bahwa proses desain merupakan proses pencarian d percobaan di mana pembuat keputusan hanya mempunyai ide solusi ideal yang tidak jelas.
  3. Tahap seleksi, di mana pilihan solusi dibuat. Ada tiga cara pembentukan seleksi: dengan penilainn pembuat keputusan, berdasarkan pengalaman atau intuisi, bukan analisis logis; dengan analisis alternatif yang logis dan sistematis; dan dengan tnwar-menawar saat seleksi melibatkan kelompok pembuat keputusan dan semua manuver politik yang ada. Sekali keputusan diterima secara formal, otorisasi pun kemudian dibuat.

2.5.1 Tingkat-tingkat
Setiap keputusan mempunyai kadar tingkatan yang berbeda-beda. Keputusan biasanya memiliki empat tingkatan yaitu keputusan otomatis,keputusan yang bedasarkan informasi yang diharapakan,keputusan yang bedasarkan pertimbangan,serta keputusan bedasarkan ketidakpastian ganda. Keputusan otomatis merupakan bentuk keputusan yang dibuat dengan sangat sederhana.
2.5.2 Jenis-jenis
Keputusan biasanya terbagi menjadi dua jenis yaitu keputusan pribadi dan keputusan bersama. Keputusan pribadi merupakan keputusan yang diambil untuk kepentingan diri sendiri dan dilakukan secara perorangan. Keputusan bersama merupakan keputusan yang diambil bedasarkan kesepakatan bersama dan untuk kepentingan bersama. Keputusan bersama tidak boleh menguntungkan satu pihak dengan merugikan pihak lain.

2.5.3 Kategori
Keputusan jika dilihat dari cara memperoleh informasi dapat dikategorikan menjadi empat yaitu keputusan refresentasi, empiris, Informasi, ekpolorasi. Keputusan Refresentasi merupakan keputusan yang dihadapi dengan informasi yang cukup banyak, dan mengetahui dengan tepat bagaimana memanipulasi informasi tersebut. Keputusan Empiris merupakan keputusan yang kurang memiliki informasi namun mengetahui bagaimana memperoleh informasi dan pada saat informasi itu diperoleh dinamakan keputusan empiris.    Keputusan Informasi merupakan keputusan yang kaya akan informasi, tetapi diliputi dengan kontroversi tentang bagaimana memperoleh informasi itu, dan selanjutnya akan menghasilkan keputusan informasi. Keputusan Ekpolorasi merupakan keputusan yang kurang akan informasi dan tidak ada kata sepakat yang dianut untuk memulai mencari informasi serta tidak tahu dari mana usaha pengambilan keputusan akan dimulai


2.6 Analisis Pengambilan Keputusan
Analisis keputusan adalah pola berpikir sistematis dalam pengambilan keputusan, yang bertujuan untuk mengidentifikasi apa yang harus dilakukan, pengembangan kriteria khusus untuk mencapai tujuan, mengevaluasi alternatif tindakan yang tersedia yang berhubungan dengan kriteria dan mengidentifikasi kemungkinan resiko yang melekat pada suatu keputusan tersebut.
Untuk mencapai beberapa sasaran antara seperti yang telah diuraikan sebelumnya diperlukan adanya suatu keputusan tidakan yang akan dilakukan dari beberapa alternatif. Untuk itu, dilakukan analisis keputusan dengan mengikuti langkah-langkah sebagai berikut :
> Merumuskan Pernyataan Keputusan
Tujuan merumuskan pernyataan keputusan adalah untuk memusatkan perhatian pada tindakan yang terpilih dalam tahap pengidentifikasian alternatif tindakan sebagai dasar untuk melaksanakan keputusan yang akan ditempuh dalam usaha mengembangkan perusahaan.
> Menetapkan Kriteria Keputusan
Kriteria keputusan adalah kemampuan memberikan gambaran mengenai suatu keadaan yang lebih terperinci tentang hasil keputusan yang diambil. Tujuan penetapan kriteria adalah untuk menyaring sejumlah alternatif lain yang pada akhirnya akan muncul satu alternatif terbaik.
> Menetapkan Alternatif Keputusan
Alternatif keputusan adalah kemungkinan-kemungkinan pilihan bagi pencapaian tujuan dari pernyataan keputusan. Dari berbagai alternatif, akan dipilih yang terbaik berdasarkan kriteria-kriteria yang ada. Pertimbangan pokoknya adalah mana yang paling memenuhi kriteria dan paling kecil resikonya bila alternatif itu dijalankan.
> Menentukan Bobot Masing-Masing Kriteria
Penentuan bobot berdasarkan besar-kecilnya pengaruh kriteria terhadap alternatif keputusan. Semakin besar pengaruhnya maka bobotnya lebih besar dan sebaliknya. Jumlah bobot untuk seluruh kriteria adalah satu (1)
> Membuat Matriks Penilaian
Matriks penilaian bertujuan untuk mengevaluasi alternatif-alternatif yang paling baik yang dapat memenuhi sasaran. Dalam matriks ini digunakan sistem pembobotan, dimana kriteria dan alternatif keputusan diberi bobot kemudian diperkalikan.
> Menentukan Tindakan Terpilih
Hasil perkalian antara kriteria dan alternatif keputusan yang memiliki bobot tertinggi merupakan alternatif prioritas. Alternatif yang menjadi prioritas merupakan tindakan terpilih untuk mencapai sasaran utama.

2.7 Proses Pengambilan Keputusan
Pengambilan keputusan meliputi empat tahap yang saling berhubungan dan berurutan (Simon, 1980). Empat proses tersebut adalah :
  1. Intelligence
Tahap ini merupakan proses penelusuran dan pendeteksian dari lingkup problematika serta proses pengenalan masalah. Data masukan diperoleh, diproses, dan diuji dalam rangka mengidentifikasi masalah.
  1. Design
Tahap ini adalah proses menemukan, mengembangkan, dan menganalisis alternatif tindakan yang bisa dilakukan. Tahap ini meliputi proses untuk mengertimasalah, menurunkan solusi, dan menguji kelayakan solusi.
  1. Choice
Pada tahap ini dilakukan proses pemilihan diantara berbagai alternatif tindakan yang mungkin akan dijalankan. Tahap ini meliputi pencarian, evaluasi, dan rekomendasi solusi yang sesuai untuk model yang telah dibuat. Solusi dari model merupakan nilai spesifik untuk variabel hasil pada alternatif yang dipilih.
  1. Implementation
Tahap implementasi adalah tahap pelaksanaan dari keputusan yang telah diambil. Pada tahap ini diperlukan untuk menyusun serangkian tindakan yang terencana, sehingga hasil keputusan dapat dipantau dan disesuaikan apabila diperlukan perbaikan.

2.8 Proses pemecahan masalah
Penyelesaian atau pemecahan masalah adalah bagian dari proses berpikir. Sering dianggap merupakan proses paling kompleks di antara semua fungsi kecerdasan, pemecahan masalah telah didefinisikan sebagai proses kognitif tingkat tinggi yang memerlukan modulasi dan kontrol lebih dari keterampilan-keterampilan rutin atau dasar. Proses ini terjadi jika suatu organisme atau sistem kecerdasan buatan tidak mengetahui bagaimana untuk bergerak dari suatu kondisi awal menuju kondisi yang dituju.
Tahapan penyelesaian masalah
  1. kenali masalah secara umum/mendefinisikan masalah,
  2. temukan bukti dari permasalahan,
  3. carilah penyebab munculnya masalah,
  4. pertimbangkan berbagai kemungkinan untuk menemukan jalan keluar dari masalah,
  5. pilihlah jalan keluar yang dengan mudah,
  6. laksanakan penyelasaian,
  7. periksa kembali dengan penyelesaian yang dilakukan.

2.8.1 Definisi
Istilah pemecahan masalah digunakan dalam banyak disiplin , kadang-kadang dengan perspektif yang berbeda , dan sering dengan istilah yang berbeda . Sebagai contoh , itu adalah proses mental dalam psikologi dan proses komputerisasi dalam ilmu komputer . Masalah juga dapat diklasifikasikan menjadi dua jenis yang berbeda ( tidak jelas dan terdefinisi dengan baik ) dari mana solusi yang tepat harus dibuat . Masalah tidak jelas adalah mereka yang tidak memiliki tujuan yang jelas , jalur solusi , atau solusi yang diharapkan . Masalah yang terdefinisi dengan baik memiliki tujuan tertentu , jalur solusi yang jelas , dan solusi yang diharapkan jelas. Masalah-masalah ini juga memungkinkan untuk perencanaan awal lebih dari masalah tidak jelas. Mampu memecahkan masalah kadang-kadang melibatkan berurusan dengan pragmatik ( logika ) dan semantik ( interpretasi dari masalah ) . Kemampuan untuk memahami apa tujuan dari masalahnya dan aturan apa yang bisa diterapkan merupakan kunci untuk memecahkan masalah. Kadang-kadang masalah memerlukan beberapa pemikiran abstrak dan datang dengan solusi kreatif.

2.8.2 Psikologi
Dalam psikologi , pemecahan masalah mengacu pada keadaan keinginan untuk mencapai ‘ tujuan’ yang pasti dari kondisi saat ini yang baik tidak langsung bergerak ke arah gawang , jauh dari itu , atau kebutuhan logika yang lebih kompleks untuk menemukan deskripsi yang hilang dari kondisi atau langkah-langkah ke arah gawang. Dalam psikologi , pemecahan masalah adalah bagian penutup dari proses yang lebih besar yang juga mencakup masalah menemukan dan masalah membentuk .
Dianggap paling kompleks dari semua fungsi intelektual , pemecahan masalah telah didefinisikan sebagai proses kognitif tingkat tinggi yang memerlukan modulasi dan kontrol lebih banyak keterampilan rutin atau fundamental. Pemecahan masalah memiliki dua domain utama : pemecahan masalah matematika dan masalah pribadi pemecahan mana , di kedua, beberapa kesulitan atau kendala yang dihadapi . Pemecahan masalah lebih lanjut terjadi ketika bergerak dari keadaan yang diberikan kepada negara tujuan yang diinginkan diperlukan baik untuk organisme hidup atau sistem kecerdasan buatan .
Sementara pemecahan masalah menyertai awal evolusi manusia dan terutama sejarah matematika, sifat proses dan metode pemecahan masalah manusia telah dipelajari oleh psikolog selama seratus tahun terakhir . Metode belajar pemecahan masalah termasuk introspeksi , behaviorisme , simulasi , pemodelan komputer , dan percobaan . Psikolog sosial baru-baru ini membedakan antara pemecahan masalah independen dan saling tergantung (lihat lebih ) .
2.9 Contoh Pengaplikasian
Dalam pengambilan keputusan. Contohnya seorang pengemudi mobil memperoleh informasi di perempatan jalan berupa lampu merah, secara langsung seorang pengemudi tersebut membuat keputusan otomatis untuk berhenti. Keputusan besarkan informasi yang diharapkan merupakan tingkatan keputusan yang telah mempunyai informasi yang sedikit kompleks, artinya informasi yang ada telah memberi aba-aba untuk mengambil keputusan. Akan tetapi keputusan belum dibuat karena informasi perlu dipelajari terlebih dahulu. Keputusan bedasarkan berbagai pertimbangan merupakan tingkat keputusan yang lebih banyak membutuhkan informasi dan informasi tersebut dikumpulkan serta dianalisis untuk dipertimbangkan agar menghasilkan keputusan
Contoh lain seseorang yang akan membeli arloji akan membandingkan antara beberapa merek. Ia membandingkan harganya,kualitasnya serta modelnya dan untuk mengambil keputusan mungkin ia akan memerlukan waktu beberapa jam bahkan beberapa hari sebelum menjatuhkan keputusan. Keputusan bedasarkan ketidakpastian ganda, merupakan tingkat keputusan yang paling kompleks. Jumlah informasi yang diperlukan semakin banyak selain itu, dalam informasi yang sudah ada terdapat ketidakpastian. Keputusan semacam ini lebih banyak mengandung resiko dan terdapat keraguan dalam pengambilan keputusannya.







BAB III
PENUTUP
3.1 Simpulan
Pada penulisan makalah kali ini kita bisa ambil simpulan dari isi diatas yang mana ketika kita membutuhkan suatu penyelesaian masalah atau sedang ada dalam kondisi memutuskan keputusan, kita bisa lebih mengerti apa yang harus dilakukan, dan juga dalam lingkup ekonomi teknik, kita pasti harus mengetahui ilmu ekonomi ini yang sangatlah berguna bagi anak teknik khususnya. Pengambilan keputusan, pemecahan masalah, dan ilmu tentang ekonomi sangatlah penting untuk kita miliki.

2.2 Saran
Bagi setiap orang pasti mengetahui apa itu untung rugi tanpa dia belajar lebih dalam hakikat ilmu ekonomi yang lebih luas lagi, alangkah baiknya untuk kita ketahui ilmu ini karena pastilah sangat berguna bagi kita yang sangat memahami arti sebenernya ekonomi apalagi menggunakan sudut pandang dari background kita masing-masing. Dengan adanya pondasi ekonoi teknik ini, diharapkan anak teknik bisa lebih membuka diri dalam perekonomian luar dalam hal atau bidang keteknisian yang digeluti.

Daftar Pustaka
http://id.wikipedia.org
http://id.wikipedia.org/wiki/Ekonomi_teknik
http://belajarekonomiteknik.blogspot.com/